Kumpulan Puisi Lucu Humor Konyol Terbaru

Categories: puisi - On: Saturday, February 18th, 2017

Puisi LucuHalaman 3

KENTUTKAH??
Oleh Gan-gan saepul Gandi

Saat duduk berdua denganmu,
Aku begitu gelisah,
Entah apa yang aku rasakan saat itu,
Tapi yang ku tahu itu sangat aneh.

Aku mencium bau sesuatu yang tak begitu enak,
Ya sengat sangat yang kurasa,
Baunya sangat busuk hingga menusuk,
Tapi ku tak berani menatapnya.

Kawan aku ingin melirikmu,
Tapi aku malu dan takut,
Aku ingin menanyakan sesuatu,
Apakah kau kentut ?.

Sayang

Suamiku yang malang
Biar kamu lelaki jalang
Aku tetap berusaha sayang

Karena kau masih punya uang
Kalau tidak, pasti sudah ku kemplang …

DIA
Oleh Ada Adi Aduh

Aku adalah aku, dia adalah dia
Jadi tidak ada hubungannya dengan dia
Walaupun judulnya adalah dia
Jangan kira puisi ini membahas tentang dia

Aku adalah anak SMA
Tepatnya kelas sebelas SMA
Dia? Aku kan sudah bilang
Jangan kira puisi ini membahas tentang dia, paham?

Namaku Adi
Nama temanku Helmi
Nama temanku yang satunya lagi Gusti
Namanya? Baiklah aku katakan sekali lagi
Jangan kira puisi ini membahas tentang dia, ini untuk yang kedua kali

Aku suka menonton TV
Aku suka acara komedi
Hah, dia? Dia lagi, dia lagi
Mau dibilang berapa kali, sih?
Jangan kira puisi ini membahas tentang dia, ya sudah, puisi ini cukup sampai disini

Tak Tau

Saat cinta datang
Indah tak terlukiskan
Siang jadi bayangan
Malam jadi kenangan
Kerinduan yang mendalam
…Saat malam menjelang

Andai kamu tau
Apa yang ku tau
Kuingin kau tau
Apa yang ku tau
Tapi aku tak tau
Cara membuatmu tau
Dan..
Kamu tetap tak tau
Apa yang kutau????????

RAYUANMU….

Kekasihku,
Jika engkau bumi, akulah matahari
Aku menyinari kamu
Kamu mengharapkan aku
Ingatlah bahtera yang kita kayuh, begitu penuh riak gelombang
Aku tetap menyinari bumi, hingga kadang bumi pun silau
Lantas aku ingat satu hal
Bahwa Tuhan mencipta bukan hanya bumi, ada planet lain yang juga mengharap aku sinari
Jadi..
Relakanlah aku menyinari planet lain, menebar sinarku
Menyampaikan faedah adanya aku, karena sudah kodrati
dan Tuhan pun tak marah
Kekasihku,
Bila kau memang mentari, sang surya penebar cahaya
Aku rela kau berikan sinarmu kepada segala planet yang pernah TUHAN
ciptakan karna mereka juga seperti aku butuh penyinaran dan aku pun juga
Tak akan merasa kurang dengan pencahayaanmu
AKAN TETAPIIIIIIII..
Bila kau hanya sejengkal lilin yang berkekuatan 5 watt, jangan bermimpi menyinari planet lain!!!
Karena kamar kita yang kecil pun belum sanggup kau terangi
Bercerminlah pada kaca di sudut kamar kita, di tengah remang-remang
Pencahayaanmu yang telah aku mengerti untuk tetap menguak mata
Coba liat siapa dirimu MENTARI atau lilin ? PLIS DEH